Services Mobil Anda Secara Berkala Untuk Pastikan Mesin Tetap Prima

Services Mobil Anda Secara Berkala Untuk Pastikan Mesin Tetap Prima

Wartajakarta84.comServices Mobil Anda Secara Berkala Untuk Pastikan Mesin Tetap Prima. Tindakan service untuk mobil anda secara berkala adalah kegiatan perawatan mobil yang harus dilakukan sekali dalam 6 bulan. Kilometer tidak selamanya menjadi pedoman dalam melakukan service mobil. Akan tetapi, pada teori umumnya rata-rata mobil akan menempuh jarak 10.000 km dalam kurun waktu 6 bulan.

Meskipun tidak mencapai 10.000 km, Kita tetap harus melakukan service mobil. Dikarenakan adanya proses oksidasi dari uap sekitar mobil dan nantinya dapat merusak cairan oli. Kurangnya pelumasan dari oli dapat merusak komponen-komponen mesin.

Nah, apa sih sebenarnya yang bisa kita buat pedoman dalam  melakukan servis mobil? Untuk itu, mari kita simak informasi yang lebih lengkap tentang service mobil berkala yang wajib dipahami berikut in!

Sebaiknya Berapa Bulan Sekali Service Mobil Berkala Harus Dilakukan ?

Mengerti secara paham tentang jadwal service mobil berkala adalah sebuah keharusan buat Anda yang mempunyai mobil lama ataupun baru. Dengan rutin melakukan service mesin mobil secara berkala, tentunya akan membuat kondisi mesin mobil anda lebih aman, awet, handal dan prima (terhindar dari kerusakan mesin).

Biasanya service mobil dilakukan mulai dari 1000 km, 10.000 km, 20.000 km, 30.000 km, dan tiap kelipatannya. Akan tetapi, saat ini jarak tempuh mobil bukanlah lagi pedoman acuan untuk melakukan service berkala. Jika mobil rutin beroperasi setiap hari walaupun belum mencapai km yang ditetapkan, maka Kita tetap wajib rutin melakukan service secara berkala minimal sekali dalam 6 bulan.

Apa Saja Yang Perlu Diservice Ketika Melakukan Service Mesin Berkala

Biar Anda tidak bingung, sebaiknya melakukan service berkala di bengkel dealer resmi, sebab umumnya tim mekanik pada dealer mobil resmi sudah memahami komponen apa saja yang perlu dilakukan pengecekan. Untuk itu simak apa saja komponen yang dicek setiap service secara berkala pada km dibawah ini (Pada Mobil Baru):

1. Service Awal 1000 km 

Service berkala mobil saat 1000 km memang tergolong sangat rendah, ini adalah service tahap pertama mobil. Mengapa 1000 km pertama perlu service? Ini dikarenakan sebelum mobil laku terjual, biasanya mobil-mobil didiamkan dalam gudang, tidak dibersihkan dan tidak beroperasi. Jadi, untuk menghindari adanya kerusakan pada mesin, maka Anda sangat direkomendasikan untuk melakukan service pada 1000 km pertama.

Biaya service 1000 km pertama dikenakan biaya gratis. Adapaun komponen yang dicek pada service mobil adalah mesin, rem, dan chasis. Pentingnya melakukan service pertama kali adalah untuk menemukan komponen mesin yang berpotensi merusak ke depannya.

2. Service 10.000 km 

Service berkala mobil 10000km tentu wajib dilakukan, keluhan yang biasa dirasakan adalah jika kaki-kaki mobil berbunyi apalagi jika sering melewati jalan bergelombang. Biaya service 10000 km ini biasanya masih mendapatkan garansi resmi servis. Biasanya jika sudah mencapai 10000 km komponen yang akan diperbaiki adalah sebagai berikut:

  • Sistem rem
  • Filter udara
  • Kondisi baterai
  • Kondisi elektrikal mobil
  • Penggantian oli mesin dan filter.
  • Pengecekan rotasi ban.

3. Service 20.000 km

Biasanya service 20.000 km mobil sudah mulai menunjukkan kerusakan seperti kaki-kaki berbunyi, masalah pada mesin hingga kelistrikkan. Selain dari kerusakan ini, Anda patut memberi tahu apa saja kendala yang Anda rasakan. Kemungkinan besar tarikan yang kurang mulus atau masalah lainnya yang Anda temukan.

Biaya yang dibutuhkan biasanya tergantung pada jenis mobil. Namun biasanya jika mobil masih memiliki garansi resmi, servis mobil tidak akan dikenakan biaya. Untuk mobil kecil biasanya dimulai dari harga Rp 700 ribu.  Biasanya spare part yang diservice antara lain

  • Pengecekan sistem rem
  • Filter udara
  • Engine tune-up
  • Pembersihan busi
  • Pengecekan kondisi baterai
  • Elektrikal mobil
  • Penggantian oli mesin dan filter oli
  • Pengecekan rotasi ban dan melakukan spooring balancing roda.

3. Service 30.000 km

Biaya service 30.000 km biasanya sudah tidak ditanggung oleh perusahaan. Adapun pengecekan yang dilakukan adalah rem, sistem EFI, filter udara, pemeriksaan baterai,

penggantian busi, engine tune-up, penggantian oli mesin dan filter, penggantian fuel filter, penggantian oli transmisi dan pengecekan rotasi ban. Salah satu kerusakan yang mulai timbul biasanya tie rod dan shock absorber.

Mengapa Mobil Harus Di Service Secara Berkala ?

Service berkala wajib dilakukan untuk memastikan klaim garansi resmi mobil tidak gugur sewaktu-waktu mobil mengalami kerusakan parah. Sesuai yang disarankan, mobil baiknya rutin melakukan pengecekan setiap 6 bulan sekali selama 3 tahun.

Service secara berkala juga membuat harga jual mobil kembali menjadi lebih terjaga. Calon pembeli akan merasa lebih tenang dan terjamin dengan mobil bekas yang akan dibeli.

Biasanya Apa Saja Sih Komponen Yang Perlu Diservice Pada Mobil ?

Jika sudah melewati 3 tahun dan Anda sudah rutin melakukan service berkala berdasarkan kilometer. Maka, selanjutnya hal yang perlu Anda perhatikan adalah merawat mobil secara berkala setiap 6 bulan sekali.  Nah, kalau begitu apa saja komponen yang harus rutin diservice?

  • Service AC Mobil
    Biasanya service AC mobil dilakukan pada 20.000 km pertama atau biasanya setelah pemakaian 4.000 jam pakai. Biasanya servis AC mobil setelah 1 tahun. Namun, jika Anda merasa kompresor berisi atau bahkan macet.Namun, jika udara di tempat  Anda kotor, maka waktu service AC relatif cepat. Biasanya service AC mobil besar-besaran dengan mencuci evaporator dan filternya berisi kotor-kotoran. Biaya service AC mobil biasanya dimulai dari Rp 300.000 sampai Rp 1,5 jutaan.
  • Service Shock Absorber Mobil
    Komponen utama dari suspensi adalah shockbreaker atau yang sering disebut shock absorber. Fungsi dari komponen ini adalah untuk meredam guncangan. Komponen suspensi ini penting untuk menjaga keselamatan pengemudi.Usia pakai Shockbreaker biasanya 4 hingga 5 tahun. Namun, jika Anda melewati jalan yang mulus, penggunaan shockbreaker bisa mencapai 10 tahun. Jika berkaca pada jarak tempuh, untuk mengganti shock abosrber dibutuhkan 50.000 mil atau sekitar 80.000 km. Tanda lain shockbreaker minta diganti adalah saat ayunan berlebih saat melewati jalan bergelombang atau berlubang, suara berisik pada suspensi belakang, level mobil tidak seimbang, oli shockbreaker bocor, dan ban aus tidak merata.
  • Service Speedometer Mobil
    Service speedometer mobil setelah pemakaian mobil yang cukup lama wajib dilakukan. Anda dapat mengenali speedometer yang rusak dari kerusakan sensor atau kabel speedometer.Secara berkala perhatikan jarum speedometer, jika sering jatuh berulang kali saat berkendara pelan juga saat bergetar pada kecepatan tinggi hingga speedometer berbunyi. Jika indikator lampu cek engine menyala, maka ini tandanya Anda harus mengganti speedometer.
  • Service Radiator Mobil
    Service radiator mobil jika odometer Anda Radiator ada baiknya dicek dan dilakukan setiap 40.000 km sekali. Jika Anda sering memakai mobil untuk bepergian, lakukan servis setiap 6 bulan sekali dan paling lama 1 tahun sekali. Jika radiator mobil rusak, temperatur mesin panas atau overheat, mobil yang sudah pernah overheat tentu akan menurun performanya.

Komponen-Komponen Mobil Yang Perlu Dilakukan Pengecekan Secara Berkala

Bepergian jauh ataupun dalam kota hanya sekedar mobilitas sehari-hari jangan mengabaikan fungsi komponen penting ini:

  • Oli
    Tanda oli mobil kurang biasanya bisa menyebabkan mesin mobil tidak mulus atau kurang berfungsi dengan baik. Oli mobil yang kurang juga bisa menimbulkan pencemaran udara dan suara mesin terasa kasar jika dihidupkan. Jika mesin mobil kekurangan oli, maka mobil akan lebih mudah mengalami keausan.
  • Akumulator (Aki)
    Aki adalah komponen yang penting mendukung kinerja mobil terutama dalam fungsi kelistrikan. Jika timbul kerusakan pada aki, besar kemungkinan kelistrikan mobil akan terganggu. Selain itu mobil cenderung lebih sering mogok dan sulit untuk distarter.
  • Ban
    Ban mobil kempes tentunya akan menjadi kendala bagi kendaraan Anda. Selain bisa menyebabkan bensin semakin boros, ban mobil kempes juga bisa membahayakan keselamatan penumpang. Saat ban kempes, perhatikan keseimbangan steering mobil dan jangan panik, lakukan tambal ban segera di tempat terdekat.
  • Rem dan Minyak Rem
    Rem mobil harus selalu dicek berkala apakah pakem atau tidak. Hal lainnya yang mempengaruhi adalah minyak rem. Jika rem mobil terasa blong, maka Anda perlu mengganti minyak rem. Rutin cek berkala dan pada 40.000 km atau setidaknya pengecekan setiap 6 bulan sekali.
  • Filter
    Filter berfungsi sangat penting untuk menyaring kotoran. Adapun filter pada mobil yang harus diperiksa mulai dari filter oli, filter udara, filter bensin hingga filter AC agar perjalanan Anda tetap nyaman dan aman. Ada baiknya secara rutin melakukan pengecekan untuk menjaga kualitas udara di kabin tetap bersih dan sejuk.

Dengan mobil yang memiliki kondisi mesin bagus dan terawat, tentunya mobil akan nyaman ketika dibawa bepergian kemanapun. Selain dibawanya enak dan nyaman karena kondisi mesinnya prima, pastinya jika sewaktu-waktu kalian ingin menjual dan gantii mobil, lakunya pasti akan pada kisaran harga tertinggi.