6 Ciri-Ciri Orang Yang Ngutang Dan Tidak Dikembalikan

6 Ciri-Ciri Orang Yang Ngutang Dan Tidak Dikembalikan

Wartajakarta84.com6 Ciri-Ciri Orang Yang Ngutang Dan Tidak Dikembalikan. Tentu saja teman-teman sudah tidak asing lagi dengan istilah ngutang. Iya, yang paling sering adalah orang yang sedang kepepet kebutuhan mencari hutang ke temannya atau orang lain.

Sudah banyak kejadian, yang memberikan contoh bahwa persahabatan yang sangat baik sekalipun bisa berantakan gara-gara adanya kasus ngutang. Kita jadi jauh dengan saudara gara-gara hutang. Kita berantem dengan tetangga gara-gara hutang, karena susah ditagih.

Pada kasus seperti ini, memenglah sangat sulit. Apalagi orang yang akan ngutang ke kita adalah orang yang kita kenal (Saudara, Tetangga atau Teman dekat), dimana dia memang terlihat sangat membutuhkan. Mau tidak mau kita (Dalam Posisi Berada), jika ada yang mau pinjam pasti ada sisi perasaan yang tidak tega. Pasti kita usahakan untuk memberikan pinjaman.

Tetapi kami yakin, pasti anda atau kalian pernah mengalami bahwa orang yang kita pinjami (orang yang ngutang), mengembalikannya lama. bahkan malah pura-pura lupa dan tidak mengembalikan hutang tersebut. Sudah tidak mengembalikan malah pura-pura tidak kenal dan bertegur sapa.

Nah, biarpun semuanya beresiko, sebaiknya pikir-pikir terlebih dahulu ketika akan memberikan pinjaman hutang ke teman, saudara atau tetangga. Jangan sampai lantaran masalah hutang akan merusak hubungan baik kita dengan mereka. Berdasar pengalaman kami, Simak ulasan kami berikut tentang ciri-ciri orang yang mau ngutang tapi sulit dan tidak mau mengembalikan.

Berikut Adalah 6 Ciri-Ciri Orang Yang Ngutang Dan Tidak Dikembalikan

Berdasar pengelaman yang pernah kami alami, berikut ini ada 6 ciri-ciri orang yang jika dia mau meminjam (Mencari Hutangan), tetapi sulit ditagih dan bahkan tidak mau mengembalikan :

  1. Kata-Kata Dan Janjinya Manis. Mereka biasanya akan berkata-kata dan memberikan janji-janji manis yang sangat menyentuh hati agar dikasihani, dengan tujuan supaya kita tidak tega dan kita meminjamkan uang.
  2. Membuat Seolah-Olah Kondisinya Perlu Untuk Dikasihani (Berlebihan). Sewaktu akan meminjam dan ngutang uang, mereka akan menjual cerita sedih. Selain itu mereka juga akan menyombongkan diri dengan berkata akan membayar tepat waktu karena akan mendapat hadiah atau rejeki yang besar. Tidak jarang pula ada yang memberikan janji akan mengembalikan uang lebih banyak dari yang mereka pinjam (Memberikan Lebihan).
  3. Sangat Suka Mencari Dan Membuat Alasan. Banyak sekali alasan yang mereka utarakan supaya lepas dari tanggung jawab. Padahal waktu pembayaran telah jatuh tempo. Sebaiknya jangan dipinjamkan kembali bila mereka melakukan itu terlalu sering.
  4. Gaya Hidupnya Tinggi (Melebihi Gaya Hidup Kita). Lebih baik tanyakan alasan mengapa mereka ingin meminjam uang karena tak jarang yang meminjam uang hanya untuk memenuhi gaya hidupnya. Padahal kondisi ekonomi mereka sangat sulit.
  5. Selalu Pura-Pura Lupa Dan Diam-Diam Saja. Yang paling membuat kesal, sesudah meminjam uang mereka pura-pura lupa. Mau tidak mau kita harus terus mengingatkan mereka untuk membayar hutang. Sedangkan mereka akan mengelak dengan dalih pelupa.
  6. Mengajukan Ngutang Lagi, Padahal Yang Sebelumnya Belum Lunas. Waspada dengan peminjam uang yang mempunyai karakter seperti ini. Biasanya mereka hanya memanfaatkan kebaikan hati kita saja. INGAT! Terlalu baik dengan orang lain membuat orang akan tega terhadap kita.

Memberikan pinjaman uang kepada orang yang hendak ngutang memang tidak ada salahnya, karenaa itu merupakan salah satu perbuatan yang baik. Mungkin saja dengan hal tersebut akan menjadikan amalan yang baik buat kita karena telah membantu dan menolong seseorang.

Akan tetapi semuanya akan jadi bencana jika semuanya tidak berjalan sesuai rencana dan kesepakatan. Oleh sebab itu sebelum memberikan pinjaman kepada seseorang, sebaiknya pastikan terlebih dahulu anda mengetahui karakter dan sifat dari orang tersebut (Anda benar-benar mengenalnya).